Hubungan Antara "Piring Terbang" dan "Segitiga Bermuda"

Adakah hubungan antara mister "Piring Terbang" dengan "Segitiga Bermuda"? Bagaimana perihal kontroversi Pemerintah Amerika mengenai Proyek Buku Biru? Pentagon ataupun Ketetapan Condone? Jawabannya sudah diulas disini.

Yos jumpa lagi sama Dewa Waktu. Kali ini Dewa Waktu akan ajak temen-temen buat merenung sebentar mengenai dua topik permasalahan yang kita bahas sebelumnya, yaitu "Piring Terbang" dan "Segitiga Bermuda". Nah udah mulai penasaran? Pasti pada bertanya-tanyakan apakah hubungan kedua misteri ini? Ok langsung aja ketopik kita kali ini.


Segitiga Bermuda dan Piring Terbang

Banyak sekali ilmuwan dan pemikir yang melakukan penelitian perihal kedua misteri ini. Charles Berlitz dengan karangan berjudul "El Triangulo de les Bermudas" dan buku tentang jatuhnya piring terbang, Johanes Potlar seorang penulis dengan 4 buku karyanya, Suzy Smits dengan datanya mengenai astronot yang menjumpai benda asing, bahkan Universitas Colorado juga ikut berpartisipasi dengan beberapa seminar. Selain pakar dan ahli yang sudah disebut, masih banyak lagi jenius yang ikut mengutarakan pendapatnya. Sebagian dari mereka menginterpretasikan segitiga bermuda merupakan akibat dari kekacauan gravitasi, atau dengan kata lain adanya kekuatan melawan hukum gravitasi bumi pada daerah ini sehingga semua hukum gravitasi bumi tidak dapat berfungsi. 

Akan tetapi, seorang peneliti dari Amerika bernama Evan Sunderson menafsirkan bahwa penyebab hilangnya kapal dan pesawat terjadi karena daerah tersebut merupakan pertemuan arus panas dan arus dingin yang mengakibatkan terbentuknya pusaran air atau titik rawan. Kemudian pusaran yang kuat inilah yang mengakibatkan pusaran magnetik karena perbedaan derajat panas. Namun, perihal mengenai pusaran berlawanan yang mempengaruhi magnet bumi banyak yang membantah karena belum terbukti dan tidak dilandasi argumen.

Seorang psikologis dari Inggris bernama Kennets Machol dalam perjalanan di Amerika harus terhenti di dekat pantai akibat kerusakan pada ketel-ketel uap. Pada saat diperbaiki, dirinya mendengar suara nyanyian orang-orang negro. Tidak hanya dirinya, bahkan seluruh awak termasuk isterinya. Anehnya, tidak ada orang yang bernyanyi, awak kapal, tape recorder, ataupun penduduk lokal. Dari sinilah dia berpendapat mengenai segitiga bermuda. Dia berpendapat bahwa penyebabnya adalah arwah-arwah orang negro yang dibuang ke laut. Para pengusir arwah mengatakan bahwa ada dua puluh juta arwah yang bergentayangan di daerah tersebut. Kasus ini bermula pada masa awal perbudakan Amerika, terutama saat mereka diangkut dari Afrika ke Amerika. Banyak orang-orang negro dibuang dengan alasan perusahan asuransi yang membayar tinggi atas hilangnya orang-orang negro. Selain itu banyak orang-orang negro yang meloncat sendiri karena memilih untuk mati daripada hidup sebagai budak. Karena itu Kennets Machol menyebutnya dengan istilah "Lunacy Syndrome" yang biasanya menimpa orang-orang yang mentalnya terganggu. Dirinya berpendapat bahwa arwah-arwah tersebut berusaha menampakkan diri kepada manusia karena kematian mereka yang tidak wajar. Bahkan dirinya juga mendoakan arwah-arwah orang negro tersebut agar diberi ketenangan.

Selain Kennets Machol, seorang pendeta bernama Oumand menafsirkan perihal yang sama dengan Kennets Machol. Oumand merupakan seorang ahli bedah rohani yang sudah berpengalaman pada peristiwa-peristiwa aneh. Dirinya juga ahli mengusir arwah bahkan juga mendoakan arwah-arwah di Segitiga Bermuda. Nah, dari kedua orang ini apakah bisa dibenarkan? Maksudnya, apakah kedua pendapat mereka yang benar, pasalnya setelah mendapat berbagai jampi, tetap saja daerah yang disebut sebagai kuburan setan itu masih sama, bahkan setelah doa mereka malah semakin banyak kejadian-kejadian hilangnya pesawat dan kapal tanpa bekas. Banyak sekali pendapat-pendapat yang mengulas hal ini, seperti gelombang besar di dasar bumi, sebuah petir bulat, lingkaran rangkaian  masa yang menggiring jauh ke masa lain, bahkan ada yang berpendapat mengenai benua Atlantik yang tenggelam di laut Pemini.

Lalu bagaimana dengan perihal piring terbang? Bagaimana pemerintah dan masyarakat menanggapi kasus besar ini? Ok sebelum dijawab, Dewa Waktu bakal balik ke tahun 1952 dulu. Pada tanggal 10 Juli 1952, sebuah formasi 7 piring terbang melintasi langit Amerika bahkan melewati Gedung Putih Washington. Banyak masyarakat yang melihat dengan jelas. Pemerintah segera bertindak dan mencoba menghadang, namun seluruh alat tidak berfungsi dan formasi itu terbang dengan kecepatan tinggi. Beberapa tahun sebelumnya Amerika sudah memulai meneliti perihal benda asing dan menamainya dengan Proyek Buku Biru. Pada tahun 1969, sekretaris Angkatan Udara Amerika yang bernama Robert Simans mengumunkan hasil akhir proyek ini yang disebut Ketetapan Condone. Hasilnya yaitu benda-benda ini hanyalah dugaan, tipuan penglihatan, dan mitos. Ditambah Pentagon yang mengatakan bahwa benda-benda tersebut hanyalah pantulan cahaya matahari, meteor-meteor kecil, dan bongkahan es yang terbentuk akibat suhu yang sangat dingin. Tentu saja hal ini mengakibatkan kontroversi pada publik. Dengan berbagai desakan dari publik, akhirnya Amerika memutuskan untuk mengeluarkan pendapat baru bahwa benda-benda tersebut merupakan pesawat dari luar angkasa.

Nah, bahas masalah luar angkasa, kita mampir dulu ke Epcylon Aridane. Menurut para astronom, Epcylon Aridane merupakan galaksi terdekat yang kemungkinan dijumpai kehidupan, jaraknya sekitar 10 dan 12 tahun cahaya dari bumi. Jarak tersebut merupakan jarak yang tidak mungkin bisa dilalui dengan teknologi termaju di bumi. Itu berarti hanya teknologi super maju yang mampu melewati jutaan cahaya untuk ke bumi. Jika memang benar benda-benda asing itu berasal dari luar bumi, berati mereka memiliki teknologi yang jauh dari kita. Lalu apa tujuan mereka meneliti kita, mengapa tidak menguasai bumi saja padahal sudah susah payah melalui jarak jutaan tahun cahaya? Hal ini yang mendorong seorang astronom Amerika bernama Frank Drick dan Johanes Von Potlar untuk menyanggah keputusan Amerika. 

Sementara di Segitiga Bermuda sendiri, telah dilakukan penginderaan dengan berbagai satelit dan alat yang super canggih. Hasilnya tidak muncul kecuali sebuah gambar yang menyerupai daratan. Akan tetapi melalui alat perekam kapal dalam ekspedisi mendekati Segitiga Bermuda menegaskan bahwa hal tersebut sangat mustahil. 

Lalu adakah hubungan antara "Piring Terbang" dan "Segitiga Bermuda"? Ok, kita langsung kepoin-poinnya aja ya


  • Pihak-pihak intelejen tinggi dari Amerika berusaha mengatakan bahwa benda-benda asing tersebut hanyalah halusinasi kolektif saja.
  • Keputusan pemerintah Amerika, termasuk angkatan laut dan udara untuk merahasiakan perihal benda-benda asing.
  • Kehidupan diluar bumi yang masih diragukan dan tentunya ditambah dengan jarak yang tidak memungkinkan.
  • Cristopher Colombus berhasil melalui Segitiga Bermuda, berati fenomena ini terjadi pada abad-abad setelahnya.
  • Piring-piring terbang yang terbuat dari logam.
  • Daerah Florida yang dianggap memiliki daerah yang sangat baik sebagai tempat landasan pesawat.
  • Banyaknya piring terbang yang menuju ke timur, tepatnya ke Segitiga Bermuda.


Nah, dari poin-poin di atas, kita bisa ambil kesimpulan jika dua misteri ini memiliki kesinambungan. Mungkin saja benda-benda asing itu berasal dari Segitiga Bermuda. Tetapi kita belum bisa menyimpulkan dengan pasti ok. Intinya, ini hanya analisa dari berbagai pendapat dan teori serta bukti-bukti perihal dua misteri ini, sementara untuk kebenarannya Dewa Waktu belum bisa mengatakan dengan pasti ok. Nah sekian dulu ya pembahasan kita kali ini, jangan lupa share ke temen-temen yaaa...

COMMENTS

Nama

Biografi,3,Lain-Lain,8,Mitologi,1,Sejarah,20,
ltr
item
Dewa Waktu: Hubungan Antara "Piring Terbang" dan "Segitiga Bermuda"
Hubungan Antara "Piring Terbang" dan "Segitiga Bermuda"
Adakah hubungan antara mister "Piring Terbang" dengan "Segitiga Bermuda"? Bagaimana perihal kontroversi Pemerintah Amerika mengenai Proyek Buku Biru? Pentagon ataupun Ketetapan Condone? Jawabannya sudah diulas disini.
https://1.bp.blogspot.com/-93iZMOTL58k/WP-N2Cc30KI/AAAAAAAAAac/n5Rp4PXuYnsWur-1h58-XuInWIEuB7uqwCLcB/s640/step0003.png
https://1.bp.blogspot.com/-93iZMOTL58k/WP-N2Cc30KI/AAAAAAAAAac/n5Rp4PXuYnsWur-1h58-XuInWIEuB7uqwCLcB/s72-c/step0003.png
Dewa Waktu
https://www.gebraknusantara.com/2017/04/hubungan-antara-piring-terbang-dan.html
https://www.gebraknusantara.com/
https://www.gebraknusantara.com/
https://www.gebraknusantara.com/2017/04/hubungan-antara-piring-terbang-dan.html
true
765967344446276724
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy